ANALISIS PROGRAM PERPUSTAKAAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KECAKAPAN DIGITAL DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI SULAWESI SELATAN

Authors

  • Afzazul Rahman Univeristas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muh. Quraisy Mathar Univeristas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Indo Santalia Univeristas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59638/jp.v3i5.31

Keywords:

Kecakapan Digital, Inklusi Sosial, Inklusi Digital Perpustakaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Program Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dalam meningkatkan Kecakapan Digital di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif yang berorientasi lapangan. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Selanjutnya metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengidentifikasi lima strategi dalam implementasi program, yaitu penguatan sinergi stakeholder, peningkatan  kemampuan,  monitoring  dan  evaluasi,  komunikasi  publik,  dan  pengembangan  sistem  informasi manajemen. Namun strategi ini terdapat beberapa hambatan seperti kelemahan regulasi, keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya evaluasi, dan belum adanya pengembangan sistem manajemen informasi. Meskipun demikian, strategi tersebut belum optimal, karena fasilitas yang disediakan tidak tepat sasaran dan kurangnya tindak lanjut program, sehingga penerima bantuan belum menjalankan program. Perlunya penyesuaian prioritas dan strategi setiap  elemen  agar  strategi dapat  seimbang dengan memberikan penekanan pada berbagai aspek yang  saling mendukung demi keberhasilan dan keberlanjutan program, serta evaluasi seperti, minimnya pengetahuan pengelola perpustakaan, kurangnya perhatian pemerintah setempat dan kurangnya monitoring dan evaluasi. Olehnya itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan dapat mengarahkan langkah-langkah selanjutnya untuk mengoptimalkan program perpustakaan berbasis inklusi sosial agar memberikan dampak lebih besar pada peningkatan kecakapan digital masyarakat pada penelitian ini.

References

Adhi, H. S. (2018). Peran Pustakawan Dalam Mewujudkan Layanan Perpustakaan Berbasis

Inklusi Sosial Melalui Program Proliterasiku. Jurnal Ikatan Pustakawan Indonesia, 3(2),

–131. https://jurnal.ipi.web.id/jurnalipi/article/view/64

Hartono. (2020). Pengembangan Perpustakaan Digital Berinklusi Sosial Dalam Ekosistem Digital Berbasis Multikultural Indonesia. In Jurnal El Pustaka (Vol. 01, Issue 01). http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/elpustaka/article/view/6723

Marysca, G., Rorong, A., & Verry Y Londa. (2021). Perilaku Masyarakat Di Era Digital (Studi Di Desa Watutumou III Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara). Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–962.

Muddiman, D., Durrani, S., Dutch, M., Linley, R., Pateman, J., & Vincent, J. (2000). Open to all? The public library and social exclusion. In Archives. Resource. http://eprints.rclis.org/6283/1/lic084.pdf

Ri, P. N. (2022). Panduan Umum PANDUAN UMUM Literasi untuk Literasi Kesejahteraan melalui Untuk Kesejahteraan Transformasi Melalui Perpustakaan Berbasis Transformasi Perpustakaan Berb Inklusi Inklusi Sosial Sosial Perpustakaan Nasional RI Tahun 202.

Sugiyono. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Susanti, M. (2018). Transformasi Pustakawan Dan Perpustakaan Di Era Digital. Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu Dan Perpustakaan, 3(1), 1–6. https://ejournal.iainbengkulu.ac.id/index.php/almaktabah/article/view/1222

Woro Titi Haryanti. (2019). Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA), 2(2). https://doi.org/10.32734/lwsa.v2i2.728.

Downloads

Published

2024-01-31